Beranda News Kepala Staf TNI AD dukung pemulihan prajurit yang mengalami gangguan saraf

Kepala Staf TNI AD dukung pemulihan prajurit yang mengalami gangguan saraf

Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa mendukung pemulihan salah satu Perwira Penerangan dan Pemroses Data TNI Angkatan Darat, Kapten Inf Sendanto, yang selama beberapa tahun menderita gangguan saraf pada kakinya yang membuatnya sulit untuk bergerak. berjalan. …

Kapten Ying Sendanto yang saat ini menjabat Kepala Operasi dan Latihan Siops Bagpamops Setdisinfolahtad, didukung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat saat ditemui dalam sesi olahraga di markas TNI AD di Jakarta.

“Tiba-tiba Kasad menegur, kenapa kakimu?? Kata Sendanto mengacu pada pertemuannya dengan Jenderal TNI Andika Perkasa, seperti dikutip dari siaran resmi TNI AD yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dia berbicara tentang kondisinya dengan pembuluh darah terjepit. Kondisinya tidak membaik, meski sempat diperiksa dokter pada 2016.

Setelah berbincang cukup lama, Andika pun mendesak Sendanto untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam oleh tim dokter dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto di Jakarta.

“Kasad memberikan arahan (untuk studi di RSPAD, red.),” kata Sendanto.

Sebelum bertemu dengan Kasad, dia mengaku tidak ingin berobat lebih lanjut karena khawatir dengan risiko yang terkait dengan operasi tersebut.

Namun, dorongan dan dukungan Andika membuatnya optimis bahwa pengobatan lebih lanjut adalah satu-satunya cara yang harus dia coba agar dia bisa pulih dan berfungsi secara normal.

Tim yang terdiri dari beberapa ahli saraf di RSPAD Gatot Subroto juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi Kirmanto.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Sendanto memiliki kondisi neurologis yang serius di kakinya.

Kecemasannya membuatnya sulit untuk berjalan. Sendanto mengaku tertular penyakit tersebut setelah mengalami kecelakaan saat kuliah.

Tim medis akhirnya mengoperasi kaki Kirianto. Operasi berjalan lancar dan Sendanto menjalani pemulihan intensif di RSPAD Gatot Subroto.

“Saya harus sembuh dan selalu sehat, karena ada keluarga yang selalu menunggu saya. Terima kasih Kasad atas perhatian dan sarannya sehingga saya bisa menjalani proses pengobatan,” ujarnya.

Artikel sebelumyaKemenkumkham antar dua terpidana pengedar narkoba ke Nusakambangan
Artikel berikutnyaPDIP DKI buka dapur umum untuk bantu warga Isoman