Beranda Hukum Kementerian Kehakiman dan Hak Asasi Manusia menyumbangkan mayat tahanan yang terbunuh dalam...

Kementerian Kehakiman dan Hak Asasi Manusia menyumbangkan mayat tahanan yang terbunuh dalam kebakaran penjara kepada keluarga mereka

Kami turut berduka cita atas tragedi ini. Semua biaya yang berkaitan dengan pemulangan, latihan dan pemakaman ditanggung oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI kembali mendonorkan jenazah korban kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, Banten atas nama Hariyant kepada keluarganya.

“Sebelumnya, Almarhum Hariyanto mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang,” kata Ketua Tim Pengamanan Lapas Kelas I (KPLP) Tangeranga selaku perwakilan dari kelompok yang dibentuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Reno Sole. Sumitro dalam keterangan tertulis dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia juga memberikan santunan kepada Neti, ibunda korban, sebesar Rp 30 juta sebagai santunan dan Rp 6,5 juta untuk biaya pemakaman.

Di sela-sela serah terima jenazah, Reno menyampaikan belasungkawa dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia kepada keluarga. Warga Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jenazah dimakamkan tepat di pemakaman Duri (TPU).

Kementerian Hukum dan HAM melalui kelompok yang khusus dibentuk untuk menangani korban kebakaran akan terus memberikan bantuan kepada seluruh keluarga korban. Dimulai dengan penguburan dan diakhiri dengan penguburan jenazah.

“Kami turut berduka cita atas tragedi ini. Semua biaya terkait pemulangan, pemugaran, dan pemakaman ditanggung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,” ujarnya.

Seperti diketahui, Lapas Kelas I Tangerang terbakar pada Rabu (9/8) dini hari sekitar pukul 01:45 WIB. Peningkatan jumlah korban yang mengatasnamakan Hariyanto, sebanyak 45 orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Artikel sebelumyaCISSReC perlu mengecek apakah Thanos menyerang sejumlah kementerian/departemen.
Artikel berikutnyaTiga Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diidentifikasi Kembali