Beranda News Kemendagri ingatkan daerah laporkan inovasi

Kemendagri ingatkan daerah laporkan inovasi

Batas waktu aplikasi adalah 17 September 2021. Harap pertimbangkan hal ini.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan daerah untuk mengkomunikasikan inovasinya guna mengukur dan mengevaluasi Indeks Inovasi Daerah 2021.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat,
menjelaskan 29 daerah diketahui belum melaporkan inovasinya dalam mengukur dan mengevaluasi Indeks Inovasi Daerah 2021.

“Daerah yang belum memasukkan data dan melaporkan inovasinya harus segera melaporkan inovasinya melalui halaman indeks inovasi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, jika daerah tidak melaporkan inovasi sebelum akhir periode pelaporan, daerah akan mendapat disclaimer. Untuk itu, menurut Fatoni, daerah perlu melakukan sejumlah langkah persiapan untuk menghindari hal tersebut.

“Batas waktu pendaftaran akan berakhir pada 17 September 2021. Kami meminta agar masalah ini menimbulkan kekhawatiran yang meluas,” kata Fatoni.

Fatoni menjelaskan sejumlah aturan yang mewajibkan daerah untuk mengkomunikasikan inovasinya. Kewenangan tersebut diatur dalam Pasal 388 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pasal tersebut menyebutkan bahwa kepala daerah melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri tentang inovasi daerah yang akan dilaksanakan. Selain itu, hal yang sama dinyatakan dalam pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

“Keputusan tersebut menyatakan bahwa menteri menilai daerah yang memperkenalkan inovasi daerah, berdasarkan laporan kepala daerah,” kata Fatoni.

Ia juga meminta pemerintah daerah memperhatikan persyaratan umum pelaporan hasil inovasi. Diantaranya, inovasi merupakan terobosan baru dan mengandung unsur kebaruan, baik secara keseluruhan maupun sebagian.

“Hasil inovasi juga harus berdampak berkelanjutan dan bermanfaat bagi daerah atau masyarakat,” kata Fatoni.

Artikel sebelumya101 Brimob Gorontalo Bantu Amankan PON Papua
Artikel berikutnyaKader Golkar diinstruksikan untuk mengambil pendekatan kultural untuk memenangkan pemilu.