Beranda Warganet Kemenag: Implementasi STQ – Impuls Meningkatkan Pemahaman Al-Qur’an

Kemenag: Implementasi STQ – Impuls Meningkatkan Pemahaman Al-Qur’an

Sofifi, Maluku Utara (ANTARA) – Wakil Menteri Agama Zaynud Tawhid Saadi mengatakan pelaksanaan Seleksi Nasional Tilawatil Quran 2021 di Sofifi, Maluku Utara menjadi pendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Alquran.

“Al-Qur’an adalah sumber ilmu dan peradaban yang mencerahkan setiap generasi, sekaligus menjadi titik tolak peradaban Islam,” ujarnya di Sofifi, Jumat malam saat penutupan Triwulan Nasional 2021.

Menurutnya, kesadaran bahwa Al-Qur’an didasarkan pada semua aspek kehidupan harus menjadi landasan moral dan spiritual masyarakat yang menyambut perubahan.

“Sesuai dengan ajaran Al-Qur’an, umat Islam bertanggung jawab untuk menyebarkan kebaikan dan perdamaian di antara satu dan semua,” katanya.

Ia memperkirakan berapa banyak masalah yang melanda bangsa ini akan dapat diatasi dengan berkah Al Quran.

Selain itu, penerapan STQ juga menunjukkan peran sentral Al-Qur’an dalam kehidupan.

Ia berharap pendidikan Al-Quran dikuatkan di seluruh daerah agar semua anak muslim bisa membacanya.

Sementara itu, Kamarudin Amin, Dirjen Umat Islam Kemenag, mengatakan STQ bertujuan untuk mendekatkan jiwa-jiwa muslim dengan Al-Qur’an dan semangat membaca, mempelajari dan menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. .

“STQ juga menjadi wadah pertemuan para ahli Al Quran untuk tetap terhubung dan bertukar informasi dan pemikiran,” ujarnya.

Menurutnya, STQ memiliki peran strategis dalam mendekatkan manusia kepada Al-Qur’an dan lebih memahami isinya.

Ia menilai momentum STQ mampu mendorong karakter dan perilaku masyarakat yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan hadits yang mendukung masyarakat muslim yang akhlaknya sejalan dengan Al-Qur’an.

“STQ diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat dunia pendidikan Islam, Al-Qur’an dan hadits di tanah air, sehingga lahir monumen Al-Qur’an dan hadits,” ujarnya.

Sejak 14 hingga 22 Oktober 2021, 589 peserta dari seluruh provinsi di Tanah Air ambil bagian dalam pelaksanaan STC Nasional XXVI 2021.

STQ Nasional memiliki empat cabang dan 10 kelompok. Cabangnya yaitu pengajian, terdiri dari kelompok laki-laki dan perempuan dewasa, serta anak-anak laki-laki dan perempuan.

Kemudian ada lima golongan dalam cabang Tahfidz, yaitu tahfidz 1 juz, 5 juz, 10 juz dan 30 juz untuk masing-masing putra dan putri. Cabang Tafsir Arab untuk putra dan putri dan cabang hadits terdiri dari dua kelompok 100 hadits menggunakan sanad dan 500 hadits tanpa rantai putra dan putri.

Berperan sebagai juara tak terbantahkan DKI Jakarta, peringkat 2 di Jawa Timur, peringkat 3 di Sumatera Utara, peringkat 4 di Banten, peringkat 5 di Riau dan Bangka Belitung, peringkat 6 di Jawa Tengah, peringkat 7 di Kepulauan Riau, peringkat 8 di Jawa Barat, peringkat 9 di Nusa Tenggara Barat. dan Sulawesi Selatan serta peringkat 10 di Sumatera Barat dan Papua.

Artikel sebelumyaSumbar menduduki peringkat 10 Peringkat Nasional tahun 2021 di Maluku Utara
Artikel berikutnyaUntirta belajar pengembangan IT dan kampus mandiri di USK