Beranda Warganet Kemarin 38 juta orang divaksinasi, 85% wilayahnya gersang.

Kemarin 38 juta orang divaksinasi, 85% wilayahnya gersang.

Jakarta (ANTARA) – Jumlah orang yang divaksinasi COVID-19 kemarin naik menjadi 38,22 juta, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan 85,1 persen wilayah Indonesia mengalami musim kemarau.

Selain itu, ada berita tentang bencana alam di Indonesia dan tentang lumba-lumba yang terjebak di kawasan pesisir Tulungagung, yang dapat didengar lagi di roundup berikutnya.

38,22 juta orang Indonesia menerima vaksin COVID-19 dosis kedua

Gugus Tugas COVID-19 mencatat bahwa 38.223.153 orang Indonesia menerima vaksin COVID-19 dosis kedua pada hari Minggu. Jumlah warga yang menyelesaikan vaksinasi meningkat 192.501 dibandingkan hari sebelumnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan 85,1% wilayah Indonesia mengalami musim kemarau. Menurut BMKG, beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur mengalami hari yang sangat panjang (31-60 hari) dan sangat panjang tanpa hujan (lebih dari 60 hari).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 1.829 bencana alam di Indonesia antara 1 Januari hingga 5 September 2021. Selama kurun waktu tersebut, terjadi 750 banjir, 477 kejadian cuaca ekstrim, 346 tanah longsor, 206 kebakaran hutan dan lahan, 22 gelombang pasang dan abrasi. , lima kekeringan dan 23 gempa bumi.

Tiga Lumba-lumba Electra atau lebih dikenal dengan paus melon (Peponosephala electra) terjebak di Pantai Sidem, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu. Dua dari tiga lumba-lumba terlempar kembali ke laut, dan satu lagi masih di pantai.

Mantan Anggota DPR RI dan DPD RI Avang Ferdian Meninggal Dunia

Mantan anggota DPR RI dan DPD RI di daerah pemilihan Kaltim Avang Ferdian Hidayat, putra mantan Gubernur Kaltim Avang Faruk Iskhak, meninggal dunia di Samarind, Minggu malam.

Artikel sebelumyaSatgas TNI Berikan Pelayanan Medis kepada Warga Papua di Perbatasan
Artikel berikutnyaBantuan sebesar Rs 6,9 miliar untuk masjid dan mushola yang terkena dampak pandemi