Beranda Warganet Kelompok sasaran: jumlah warga Aceh yang sembuh dari COVID-19 bertambah 880 orang

Kelompok sasaran: jumlah warga Aceh yang sembuh dari COVID-19 bertambah 880 orang

Banda Aceh (ANTARA). Pada hari Jumat, 880 pasien COVID-19 pulih di provinsi Aceh, sehingga tingkat pemulihan keseluruhan penghuni beranda Mekah menjadi 32.970.

“Hari ini, 880 orang telah pulih dari COVID-19, dan jumlah penduduk tertinggi di Banda Aceh mencapai 652 orang,” kata Juru Bicara COVID-19 Provinsi Aceh, Sayfulla Abdulgani, di Banda Aceh, Jumat.

Selain Geng Aceh, dijelaskannya di Aceh Besar 77 orang, Subulusalam 29 orang, Bireun 23 orang, Aceh Tenggara 21 orang, Pidi 17 orang, Aceh Tengah 14 orang, Gayo 12 orang. -Luez dan 12 orang di Sabang.

“Kemudian delapan orang dari Aceh Barat Daya dan Simeuleu, tiga orang Langsy dan Aceh Jaya serta satu orang warga Pidye Jaya,” kata Sayfulla.

Meski peningkatan jumlah pasien sembuh cukup besar, kata dia, masyarakat tetap diminta disiplin penerapan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari keramaian dan kurangi mobilitas (5M).

Hal ini patut menjadi perhatian masyarakat, mengingat penularan virus mematikan tersebut terus terjadi di masyarakat, terbukti dengan bertambahnya kasus harian.

“Pasien yang dinyatakan sembuh lebih dari sekedar penambahan kasus baru, harusnya membangkitkan semangat seluruh elemen masyarakat agar dapat melakukan tindakan preventif melalui protokol kesehatan agar tidak terjadi peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Aceh, katanya.

Selain itu, hingga saat ini sudah ada 85 pasien positif baru yang muncul di wilayah Aceh, antara lain 18 dari Banda Aceh, 17 dari Aceh Besar, 11 dari Pidi Jaya, enam dari Aceh Barat dan puluhan lainnya tinggal di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. .

Selain itu, dilaporkan data pasien yang meninggal akibat COVID-19 bertambah 12 orang per hari, bukan kematian baru, melainkan kasus lama yang baru terkonfirmasi sebagai kasus COVID-19.

“Dilihat dari waktu kejadian, tidak ada satu pun pasien COVID-19 yang meninggal di Aceh selama 24 jam terakhir,” kata Saifulla.

Dikabarkan sembilan warga Banda Aceh meninggal dunia antara 9 Mei hingga 20 September 2021. Kemudian dua warga Pidi yang meninggal pada akhir Agustus 2021, dan satu warga Sabang yang ditemukan meninggal pada 17 September 2021.

“Secara keseluruhan, kasus COVID-19 di Aceh saat ini mencapai 37.395, di antaranya 2.545 menjalani perawatan, 32.970 sembuh, dan 1.880 meninggal dunia,” katanya*.

Artikel sebelumyaWapres meminta revisi UU ASN agar tidak menghapus merit system.
Artikel berikutnyaPresiden mengucapkan selamat kepada pimpinan PCP HDP atas pengukuhannya