Beranda Warganet Kelompok sasaran: Anambas dan Lingga tidak memiliki kasus aktif COVID-19

Kelompok sasaran: Anambas dan Lingga tidak memiliki kasus aktif COVID-19

Tanjung Pinang (ANTARA) – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri Adi Prihantara mengatakan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga masih belum memiliki kasus aktif COVID-19.

“Anambas dan Lingga, dua wilayah yang dinyatakan bersih dari COVID-19 sejak awal 2022 hingga sekarang,” kata Ady di Tanjung Pinang, Kamis.

Sementara itu, Kabupaten Natuna tidak memiliki satu pun kasus aktif COVID-19, kata dia, namun hanya bertahan beberapa hari setelah muncul kasus baru. Natuna juga merupakan daerah dengan kasus penularan COVID-19 yang relatif sedikit.

“Natuna, Anambas dan Lingga telah ditetapkan sebagai kawasan hijau selama beberapa bulan. Dua bulan lalu, Natuna dan Lingga ditetapkan sebagai zona kuning atau wilayah dengan risiko penularan rendah,” kata Sekda Kepri.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri mengatakan warga Natuna, Lingga, dan Anambas sulit tertular COVID-19 karena daya tahan tubuh mereka kuat dan mobilitas warga dari daerah lain relatif rendah.

“Perjalanan masyarakat dari daerah lain ke Natuna, Anambas dan Lingga terbatas karena pembatasan transportasi laut dan udara, sehingga kemungkinan penularan COVID-19 juga rendah,” katanya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tiegep Yudiana mengatakan, di wilayah tersebut terdapat 71 kasus aktif COVID-19, di antaranya Kota Batam 28 kasus, Tanjung Pinang 14 kasus, Kabupaten Bintan 13 kasus, dan Kabupaten Karimun 15 kasus.

“Kasus aktif COVID-19 di Kepri mengalami tren penurunan dibandingkan kondisi sebulan lalu,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat untuk segera menerima vaksin COVID-19 di peluncur atau posko yang dibangun berbagai instansi pemerintah.

“Vaksinasi ini adalah kebutuhan kita selama pandemi,” katanya.

Artikel sebelumyaKetua DPRD didampingi Wakil Gubernur Lampung menemui pengunjuk rasa
Artikel berikutnyaMenteri PPN: Regsosec adalah poin utama peningkatan kesejahteraan