Beranda Hukum Kekacauan di Lapas Wanita Pontianak bisa teratasi

Kekacauan di Lapas Wanita Pontianak bisa teratasi

Pontianak (ANTARA) – Plt Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kalbar Kanvilkumham Eka Jaka Riswantara mengatakan rusuh di Lapas Wanita Pontianak sudah selesai pada Selasa dan tidak ada korban kekerasan aparat penegak hukum.

“Alhamdulillah kami bisa mengatasi kericuhan, dan ini juga berkat dukungan TNI dan Polri, dan yang terjadi bukan penyanderaan, tapi saat kerusuhan terjadi, ada tiga petugas baik di dalam blok maupun di wilayahnya. . katanya di Pontianak.

Menurut dia, hal itu didasarkan pada fakta bahwa tidak ada anggota staf Lapas Pontianak yang dilukai atau dipukuli oleh narapidana. Adapun kebakaran, mereka (napi) juga merencanakannya sebagai aksi protes, dan bukan untuk membakar penjara itu sendiri.

“Kerusuhan terjadi di blok Melati dan Mawar, dan memang hanya ada dua blok seperti itu di Lapas Wanita Pontianak,” katanya.

Mereka sebenarnya melakukan razia di penjara-penjara di seluruh Indonesia, termasuk razia telepon seluler dan jaringan listrik siang ini.

Dia menjelaskan, ada risiko jika ada perintah, maka akan menimbulkan konsekuensi, seperti penolakan oleh narapidana.

“Pengendalian ponsel bertujuan untuk menekan atau mencegah pengendalian narkoba dari penjara menggunakan ponsel, termasuk kegiatan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kubu Raya, AKBP Jerrold Kumontoy mengatakan, kericuhan di Lapas Pontianak berawal dari razia petugas Lapas terhadap telepon seluler yang ditolak narapidana.

“Saat ini suasananya kondusif, tidak ada penganiayaan atau penyanderaan, atau lebih tepatnya, petugas hanya menghalangi jalan. Saat ini Lapas Wanita Pontianak juga dijaga oleh staf Samapta Polres Kubu Raya,” ujarnya.

Artikel sebelumyaGelar PTM, Perguruan Tinggi Bentuk Pokja COVID-19
Artikel berikutnyaDPR minta Kementerian SDA/BPN selesaikan konflik lahan