Beranda Warganet Kedutaan Besar Palestina melarang warga mentransfer bantuan di luar kedutaan

Kedutaan Besar Palestina melarang warga mentransfer bantuan di luar kedutaan

Jakarta (ANTARA) – Kedutaan Besar Palestina di Jakarta meminta seluruh masyarakat di tanah air, termasuk Aceh, untuk tidak mentransfer donasi dari umat Islam Palestina melalui organisasi selain Kedutaan Besar Palestina di Jakarta.

“Kami tidak bertanggung jawab atas kegiatan penggalangan dana yang mengatasnamakan bantuan Palestina di Indonesia, kami tidak pernah tahu ke mana dana tersebut disumbangkan,” kata Ahmed Metani, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Negara Palestina di Jakarta, Rabu.

Ahmed Metani mengatakan, selama ini Kedutaan Besar Palestina di Jakarta belum pernah menerima serah terima sumbangan yang telah dikumpulkan oleh beberapa organisasi masyarakat sipil, termasuk LSM, yang diduga sering melakukan kegiatan penggalangan dana komunitas untuk membantu rakyat Palestina.

Ia menghimbau kepada masyarakat, organisasi atau instansi pemerintah yang ingin membantu komunitas Muslim Palestina untuk mengajukan bantuan melalui Kedutaan Besar Palestina di Jakarta.

Sehingga nantinya bantuan tersebut dapat dilaporkan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan transparansi donasi yang diterima.

“Kedubes Palestina di Jakarta adalah satu-satunya lembaga resmi pemerintah Palestina di Indonesia,” kata Ahmed Metani.

Otoritas Palestina juga menyatakan bahwa selama ini penerimaan donasi yang diterima melalui Kedutaan Besar Palestina di Jakarta telah terbuka dan transparan.

Ahmed Metani juga menegaskan pihaknya juga tidak diperkenankan menerima sumbangan yang disumbangkan di luar kedutaan.

Hal ini sebagai upaya untuk menghindari ketidakjelasan penerimaan donasi dan sekaligus menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap bantuan yang diberikan.

“Jadi, kami mendesak, jika ada orang, lembaga yang ingin membantu rakyat Palestina, untuk menghadirkannya melalui Kedutaan Besar Palestina di Jakarta,” tambahnya.

Artikel sebelumyaDua orang nelayan hilang setelah sebuah kapal jatuh di ombak pantai Tulungagung
Artikel berikutnyaTemuan penelitian: Pembelajaran online mengubah sifat anak-anak.