Beranda News Kasetpres Pastikan Pemerintah Catat Tuntutan Demonstrasi

Kasetpres Pastikan Pemerintah Catat Tuntutan Demonstrasi

Jakarta (ANTARA) – Heru Budi Hartono, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI, menegaskan pemerintah akan memperhatikan tuntutan aksi unjuk rasa massal di pusat kota Jakarta, Jumat.

Namun Hoare tidak menyebut secara rinci perwakilan pemerintah mana yang akan mempertimbangkan tuntutan aksi massa tersebut.

“Ya, tentu akan ada pejabat atau pegawai yang akan menangani ini, mungkin jajaran kepala pemerintahan presiden di bawah kepemimpinan Pak Moeldoko, mungkin yang lain; tentu saja akan ada perwakilan dari pemerintah,” kata Khor. Media di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Ia berharap aspirasi massa bisa menarik perhatian berbagai pihak.

“Semoga tuntutan ini dapat dituliskan dan mendapat perhatian kita semua. Caen Saya juga merasakan hal yang sama, sejak kemarin persyaratan terkait bahan bakar, begitulah,” imbuhnya.

Aksi unjuk rasa Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) berlangsung Jumat di Kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.

Khor menekankan bahwa kegiatan berekspresi adalah hal yang wajar untuk memajukan demokrasi. Ia juga menganggap bahwa perbuatan itu telah memenuhi syarat-syarat terjadinya perbuatan itu.

Dia mengaku tidak mendapat instruksi khusus dari Presiden Joko Widodo untuk mengantisipasi tindakan menyampaikan pendapatnya.

“Saya tidak punya, tapi tugas rutin aparat keamanan dan lainnya pasti bisa,” ujarnya.

Pada hari Jumat, Jokowi mengadakan serangkaian acara yang dijadwalkan di Istana Kepresidenan Bogor di Jawa Barat. Khor membantah ada usulan Presiden menggelar acara di Istana Kepresidenan Bogor untuk menghindari aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat.

Tidak tidak ada. Minggu lalu, 10 hari yang lalu dia seharusnya berada di Bogor, tapi hari ini. Ngomong-ngomong, jadwalnya Senin sampai Kamis di Jakarta, Jumat biasanya akhir pekan yang cukup sibuk di Bogor,” katanya.

Artikel sebelumyaHeru Budi mengaku tidak pernah membicarakan Pj Gubernur DKI dengan Jokowi.
Artikel berikutnyaBKKBN bermitra dengan mitra swasta dan asing untuk meningkatkan manajemen stunting