Beranda News Kasau: Rela Mengorbankan Esensi Perayaan Hari TNI Angkatan Udara

Kasau: Rela Mengorbankan Esensi Perayaan Hari TNI Angkatan Udara

Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) TNI Marsekal Fajar Prasetho mengatakan, kesediaan berkorban, kesediaan menjadi contoh, dan pelopor dalam meringankan beban dan kesulitan rakyat merupakan inti dari penghormatan. ingatan para korban. Hari Layanan Angkatan Udara.

“Inilah makna sebenarnya dari Hari TNI Angkatan Udara,” kata Kasau saat memimpin upacara militer Hari TNI ke-74 di Markas Dewanto Chilangkapa, Kamis.

Marsekal Fajar mengajak seluruh prajurit dan personel TNI AU untuk mengenang kembali peristiwa kepahlawanan 29 Juli 1947.

“Sebagai personel kedirgantaraan, sangat penting untuk mengingat peristiwa heroik ini, khususnya untuk selalu menumbuhkan semangat pengabdian bagi generasi penerus,” kata mantan Pangkogabvilhan II itu dalam siaran persnya.

Permintaan jasa TNI Angkatan Udara, lanjut Kasau, semakin meningkat akibat merebaknya virus corona yang masih melanda negara dan berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

Dalam kondisi sulit ini, TNI AU harus mampu merintis dan mengajak masyarakat untuk semakin menumbuhkan optimisme sebagai bangsa, kata Kasau.

“Angkatan Udara telah dan akan terus melakukan segala upaya untuk membantu pemerintah mempercepat responsnya terhadap pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Marsekal Fajar.

Tahun ini, dalam rangka memperingati Hari Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU), TNI Angkatan Udara melakukan berbagai kegiatan untuk memerangi pandemi COVID-19, di antaranya membantu ribuan tenaga medis dan personel TNI AU, rutin melakukan vaksinasi dan memvaksinasi ratusan ribuan warga, dan membantu mengisi ribuan tabung oksigen untuk puluhan rumah sakit.

Selain itu, TNI AU juga memanfaatkan RS TNI AU, percepatan pendistribusian alat kesehatan dan obat-obatan ke seluruh tanah air, donor darah dan pengabdian masyarakat di Provinsi Aceh.

Tema perayaan: “Berangkat dari semangat kepahlawanan 29 Juli 1947, TNI Angkatan Udara siap mendukung percepatan perjuangan melawan COVID-19 menuju tatanan baru Indonesia yang berwawasan ke depan.”

Upacara kemiliteran tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat senior Mabes Polri yang sangat mematuhi protokol kesehatan. Sementara itu, Komandan Kotama, Pengurus AAU dan Komandan Satuan TNI-AU menghadiri upacara tersebut melalui videoconference dari satuannya masing-masing.

Artikel sebelumyaPTUN memutuskan gugatan mantan Wakil Rektor UI itu tidak bisa diterima.
Artikel berikutnyaLapas Wanita Malang salurkan bantuan kepada warga Isoman