Beranda Warganet IWAPI mendorong pengusaha perempuan "terpelajar" digital

IWAPI mendorong pengusaha perempuan "terpelajar" digital

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi mendorong pengusaha perempuan di Indonesia untuk melek digital.

Menurutnya, masih banyak perempuan yang belum mengetahui atau tidak mengenal teknologi.

IWAPI sebagai organisasi pengusaha perempuan di Indonesia sering memberikan pendidikan dan pelatihan teknologi informasi bagi pengusaha perempuan.

“Jadi (semoga) tidak ada yang tertinggal– ujar Nita dalam webinar “Peran Perempuan dalam Pandemi”, yang dipantau di Jakarta, Kamis (9 September).

Menurut Nita, IWAPI bekerjasama dengan sejumlah perusahaan besar di bidang teknologi informasi, seperti Microsoft, Google dan Facebook, dalam melakukan pelatihan.

Sementara dari pemerintah, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Harapannya, dengan terus terlibat dalam kegiatan ini, perempuan bisa muncul dan harus bisa bangkit di masa pandemi,” ujarnya.

Muhammad Ihsan, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Kebijakan Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengatakan hal yang sama.

Ihsan mengatakan pengusaha perempuan perlu melek teknologi untuk bersaing di masa pandemi.

“Beradaptasi melalui teknologi informasi sehingga dapat meningkatkan kapabilitas dan siap bersaing meski dalam situasi pandemi ini,” kata Ihsan.

Pandemi COVID-19 telah memperlebar kesenjangan kesetaraan gender, kata Ihsan.

Pandemi yang berlangsung selama 1,5 tahun ini memberikan dampak negatif bagi perempuan, misalnya meningkatnya beban perempuan dalam menjalankan tugas rumah tangga, meningkatnya angka kekerasan dalam rumah tangga, banyaknya PHK, meningkatnya jumlah perceraian dan berkurangnya pendapatan keluarga. terutama bagi pengusaha wanita.

“Itu sedikit banyak menghambat pembangunan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan,” katanya.

Artikel sebelumyaKemarin ada konser pribadi musik budaya akselerasi PTM.
Artikel berikutnyaGubernur Kaltim Berharap Sulteng Dukung Pembangunan IKN