Beranda Nusantara Gajah Sumatera ditemukan mati di Aceh Timur

Gajah Sumatera ditemukan mati di Aceh Timur

gajah betina mati

Banda Aceh (ANTARA) – Badan Perlindungan Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan seekor gajah sumatera (gajah maximus sumatramus) ditemukan tewas di pedalaman Kabupaten Aceh Tenggara.

Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto di Banda Aceh, Sabtu mengatakan, gajah mati itu ditemukan di Desa Sri Mulia, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

“Gajah yang mati itu betina. Mayat satwa yang dilindungi itu ditemukan pada Jumat (14/10) malam. Saat ini tim BKSDA sedang melakukan otopsi terhadap gajah tersebut,” kata Agus Arianto.

Kematian gajah di Aceh Timur juga terjadi pada akhir April 2022. Seekor gajah jantan ditemukan tewas di sungai di kawasan hutan Rabung Lima, Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron.

Dilihat dari hasil otopsi atau intervensi bedah pada bangkai, gajah tersebut berjenis kelamin jantan, berusia sekitar satu tahun.

Merujuk pada daftar IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatera yang hanya terdapat di Pulau Sumatera merupakan satwa kritis yang terancam punah dengan resiko kepunahan yang tinggi di alam liar.

BKSDA Aceh mendorong masyarakat untuk bekerja sama melestarikan alam, khususnya satwa liar gajah sumatera, tanpa merusak hutan yang menjadi habitat berbagai jenis satwa, dan tanpa menjebak, melukai, atau membunuh.

Selain itu, juga menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan menjual satwa yang dilindungi, hidup atau mati, serta tidak memasang perangkap atau racun yang dapat menyebabkan kematian.

“Segala tindakan terhadap satwa yang dilindungi ini dapat dikenakan tuntutan pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Agus Arianto.

Artikel sebelumyaGempa dangkal 3 km mengguncang Muna Barat, Sulawesi Tenggara
Artikel berikutnyaMemangsa harimau pada hewan peliharaan di lereng Gunung Singgalang Agam.