Beranda Trending Festival Film Madani Mengangkat Tema Keragaman Budaya Muslim "Cakrawala"

Festival Film Madani Mengangkat Tema Keragaman Budaya Muslim "Cakrawala"

kini dunia bisa sedikit tenang menyambut yang baru dengan penuh harapan

Jakarta (ANTARA) – Festival Film Internasional Madani (Madani IFF) tahun ini memulai tayangan kelimanya dengan tema “Ufuq” yang mengungkap keragaman budaya Islam di berbagai belahan dunia, baik Muslim mayoritas maupun minoritas.

“Ufuk sebagai tema utama Madani International Film Festival tahun ini sangat tepat. Meskipun belum sepenuhnya pulih dari gejolak pandemi COVID-19, dunia sekarang dapat, dengan sedikit lega, menyambut hal baru dengan harapan, ”kata dewan IFF Madani dan produser Mizan Pictures Putut Wijanarko pada konferensi pers di Jakarta pada Rabu.

Adapun topik “ufuk” yang artinya batas terjauh pandangan kita, batas antara bumi dan langit.

Festival yang mengusung tema ini dalam upaya menciptakan peradaban baru, lebih adil dan bermartabat, dengan segala konteks sosial budaya, terutama pasca pandemi COVID-19.

Selain itu, Madani IFF akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 8-15 Oktober 2022 dan akan fokus pada sejumlah acara dan tema program yaitu Women in the Civil World, Migration, Madani with Binus University, Madani Classic ”,“ Sinema Timur ”,“ Relaksasi Religius ”,“ Anak-anak Madani ”. , Kompetisi Film Pendek Madani dan banyak program lainnya.

“Tahun ini Madani IFF 2022 menampilkan 2.214 film yang terdaftar baik di dalam maupun luar negeri untuk program Sinema Timur dan Kompetisi Film Pendek. Total 70 film dari 22 negara akan diputar di Madani IFF 2022, serta 15 diskusi dengan 30 pembicara di dunia dan dunia,” kata Sugar Nadia, direktur festival Madani IFF 2022.

Ia melanjutkan, acara dan diskusi film dapat disaksikan di ruang-ruang seni publik yang telah direnovasi total, yakni di Kineforum dan sebagian kawasan Taman Ismail Marzuki.

Tahun ini, kelompoknya juga berkolaborasi dengan PickLock Films, dengan dukungan Kementerian Pendidikan dan Teknologi, untuk menghasilkan serial dokumenter berjudul “In Search”, yang mengeksplorasi peradaban Islam dan kehidupan komunitas Muslim Indonesia, yaitu Aceh dan Bali.

Program Madani IFF 2022 berlokasi di Epicentrum XXI, Metropole XXI, Kineforum, Galeri Cipta I dan rooftop parking lot Taman Ismail Marzuki. Masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam program diskusi online. on line melalui saluran YouTube Festival Film Internasional Madani.

Film Saudi The Ideal Candidate (2019), disutradarai oleh sutradara wanita pertama di negara itu, telah dipilih sebagai pembuka untuk Madani IFF 2022, 8 Oktober, di Epicentrum XXI, Jakarta.

Kandidat Ideal sebelumnya tayang perdana di Festival Film Arab 2020, Festival Film Florida 2020, Festival Film Venesia 2019, dan Festival Film London 2019.

Sementara itu, Hingga Besok (2021) telah dipilih sebagai penutup acara Madani IFF kelima, 15 Oktober 2022 di Epicentrum XXI, Jakarta.

Film Iran disutradarai oleh Ali Asghari dan dinominasikan untuk Panorama Audience Award di Berlinale 2022, serta Golden Eye Award untuk Film Fitur Internasional Terbaik di Zurich Film Festival 2022.

Artikel sebelumyaPolres Singkawang-TNI Tingkatkan Sinergi Jaga Kamtibmas
Artikel berikutnyaMalang Siapkan Layanan Pemulihan Cedera Korban Tragedi Kanjurukhan