Beranda Warganet Fatayat NU Dorong Tribun untuk Kelompok Rentan

Fatayat NU Dorong Tribun untuk Kelompok Rentan

menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa anak-anak ke tempat keramaian yang dapat menimbulkan kekacauan

Jakarta (ANTARA) – Organisasi perempuan Fatayat NU mendorong terciptanya stand untuk kelompok rentan, yakni perempuan dan anak-anak, saat menyelenggarakan pertandingan olahraga atau sepak bola.

Tragedi Kanjurukhan Malang seharusnya menjadi refleksi semua pihak terkait, terutama pemerintah, untuk menciptakan tempat termasuk stadion yang ramah terhadap kelompok rentan termasuk perempuan dan anak-anak, kata Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maemuna di Jakarta, Rabu. .

“Kami turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut dan berdoa bersama untuk para korban tragedi di Kanjurukhan, Malang,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, juga harus ada aturan batasan usia bagi orang yang membawa anak ke tempat keramaian.

Menurut data korban sementara peristiwa Kanjuruhan yang disampaikan oleh Posko Posko Pusat Krisis Pemerintah Kota Malang, jumlah korban tewas hingga Selasa (4/10) sebanyak 133 orang.

Dari jumlah tersebut, 42 korban perempuan meninggal dan 91 korban laki-laki. Di antaranya adalah 37 anak berusia 3 hingga 17 tahun, serta 18 korban yang usianya belum ditentukan.

Fatayat NU merekomendasikan berbagai hal, yakni penyediaan kursi atau tempat duduk khusus bagi kelompok rentan, perempuan dan anak-anak di setiap event olahraga.

Selain itu, menjamin perlindungan terhadap kelompok rentan, perempuan dan anak dalam setiap penghapusan kerusuhan, kerusuhan dan sejenisnya.

Kemudian melakukan penyelidikan dan proses hukum terkait tragedi di Kanjurukhan. Tindakan tegas harus dilakukan terhadap siapa saja yang lalai atau bersalah sehingga menimbulkan suasana tidak terkendali dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Selain anjuran tersebut, Fatayat NU juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa anak ke tempat keramaian yang dapat menimbulkan kericuhan,” jelasnya lagi.

Artikel sebelumyaMalang Siapkan Layanan Pemulihan Cedera Korban Tragedi Kanjurukhan
Artikel berikutnyaDokter mengimbau para wanita untuk segera memeriksakan apakah siklus menstruasinya terganggu