Beranda Trending Fajar Nugros mengatakan ibu hamil di KRL adalah ide awalnya "menguasai"

Fajar Nugros mengatakan ibu hamil di KRL adalah ide awalnya "menguasai"

Jakarta (ANTARA) – Sutradara Fajar Nugros mengungkapkan ide awal pembuatan film “Inang”, berdasarkan pengalaman mengamati ibu hamil di jalur komuter KRL saat melakukan perjalanan dari kawasan BSD City, Tangerang menuju Jakarta dan sebaliknya.

“Saya suka menonton wanita hamil dan pria bergulat. Terkadang saya bertanya-tanya ke mana orang ini pergi. Kenapa dia terlihat kelelahan,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Fajjar kemudian menghubungkan apa yang dilihatnya dengan pertanyaan bagaimana kota-kota besar memperlakukan perempuan-perempuan ini dan apakah mereka ramah terhadap perempuan di sana.

“Dan berubah menjadi sejarah,” katanya tentang film horor itu. cerita menegangkan itu dulu.

Dalam “Inang” dijelaskan salah satu ritual di Jawa yaitu Rebo Vekasan atau Rabu terakhir bulan Sapar menurut penanggalan Hijriah. Hal ini masih terkait dengan fenomena ibu hamil yang dilihat Fajjar di KRL, kemudian ia menambahkan pengalamannya sebagai orang Jawa yang memiliki tradisi selamatan.

“Saya selalu dekat dengan banyak Salametan, saya orang Jawa. Sedikit keselamatan. Itu melekat sampai saya dewasa. hari yang buruk hanya akan menyelamatkan kita,” kata Fajjar.

Bagi Fajjar, pembawa acara dalam film ini tak lain adalah orang tua yang ingin memberikan yang terbaik untuk orang tersayang dan orang tua.

“Kami tidak tahu apa yang mereka lakukan, hal terburuk yang mereka lakukan, sehingga kami bisa dalam keadaan sehat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IDN Pictures dan Produser Inang, Susanti Devi mengatakan bahwa film ini berfokus pada perjuangan karakter Ulan (diperankan oleh Naisila Mirdad) untuk bertahan hidup di kota Jakarta yang keras. Menurutnya, sebagian orang mungkin ada kaitannya dengan sejarah dan pengalaman hidup tokoh Ulan ini.

Inang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 13 Oktober 2022. Film ini juga dibintangi oleh Lydia Kandow, Dimas Angara, Rukman Rosadi, Rania Putrisari, Totos Rasity, Pritt Timothy, Emil Kusumo dan lainnya.

Artikel sebelumyaDKJ menghargai ruang baru dan berperan penting dalam ekosistem film.
Artikel berikutnyaMasalah dinas militer BTS akan diputuskan pada akhir tahun