Beranda Hukum Erik Tohir melaporkan fitnah pada Faisal Assegaf

Erik Tohir melaporkan fitnah pada Faisal Assegaf

Jakarta (ANTARA) –

Kuasa hukum Menteri POE Eric Tohir secara resmi melaporkan aktivis Faisal Assegaf ke Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan UU ITE.

“Hari ini, kami telah menyelesaikan proses pelaporan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Faisal Assegaf dengan melengkapi keterangan pelapor dan keterangannya,” kata kuasa hukum Erik Tohir, Ifdal Qasim, di gedung Bareskrim Polri, Selasa.

Laporan diajukan dengan nomor: LP/B/0490/VIII/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 29 Agustus 2022. Dengan koresponden Eric Tohir.

Dalam laporan tersebut, Faisal diduga melanggar pasal 45 jo ayat 3 pasal 27 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau pasal 310 Tahun KUHP atau pasal 311 KUHP Federasi Rusia.

Menurut Ifdal, seluruh proses pelaporan hampir selesai. Bahkan Erich Tohir mengunjungi Bareskrim Polri kemarin Senin (29/8) untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

“Bahkan, Tuan Eric Tohir mengunjungi Departemen Reserse Kriminal tentang masalah ini sebagai warga negara dan khususnya sebagai seorang ayah, untuk mengeluh tentang apa yang dia alami, yang menurutnya terkait dengan serangan terhadap pribadinya. martabat. serta harkat dan martabat keluarga besarnya,” ujarnya.

Laporan ini, kata dia, merupakan upaya kliennya untuk menjaga harkat dan martabat keluarganya, serta hak setiap warga negara Indonesia.

“Dengan paksaan yang besar, dia harus menggunakan haknya sebagai warga negara untuk mendapatkan perlakuan yang sama dengan warga negara lainnya dengan melaporkan pelanggaran haknya ke Bareskrim,” katanya.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa Polri telah memeriksa saksi-saksi yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana tersebut.
“Saksi yang diperiksa adalah saksi fakta, saksi yang mengetahui, karena ini adalah cybercrime, artinya siapa yang pertama kali memberikan informasi kepada Pak Eric, lalu bagaimana reaksinya, orang-orang di sekitarnya,” katanya.
Ifdal berharap Bareskrim bisa memproses laporan kliennya secara utuh begitu laporan itu masuk.
“Pak Eric meminta agar proses yang dia laporkan bisa segera diselesaikan dan hati-hati oleh CID setelah dia melapor pukul 18.00 kemarin, dan pada saat yang sama dia adalah Menteri BUMN dan memiliki pekerjaan lain, dia meminta untuk segera dipertimbangkan. penyampaian laporannya,” ujarnya.

Artikel sebelumyaKKB tembak mati karyawan PT MUJ di Kabupaten Intan Jaya
Artikel berikutnyaPolisi militer menangkap enam tersangka pembunuhan di Mimika