Beranda Warganet Dua dari tiga kasus baru COVID-19 adalah karyawan pabrik

Dua dari tiga kasus baru COVID-19 adalah karyawan pabrik

Sukabumi, Jawa Barat (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi mencatat dua dari tiga kasus baru warga yang positif Covid-19 di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Jumat, yang merupakan karyawan bekerja. Di sebuah pabrik.

“Jumlah kasus baru penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sukabumi cenderung menurun dibandingkan bulan lalu. Seperti Jumat ini, ada tiga kasus baru, dua di antaranya dari karyawan pabrik yang bergerak di bidang peternakan dan satu dari seorang pemuda. perempuan,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Eneng Yulia penanganan COVID-19 di Kabupaten Sukabumi, Sukabumi, Jumat.

Dua orang staf adalah laki-laki, masing-masing berusia 29 dan 31 tahun, dari kelurahan Jampangtenga dan seorang wanita berusia 17 tahun dari wilayah Parakansalak.

Dengan ditemukannya kasus baru di lingkungan produksi, pihaknya langsung mengambil tindakan untuk memutus mata rantai distribusi sesuai dengan Prosedur Operasi (SOP) penanganan COVID-19, mulai dari pengujian, pelacakan sebelum perlakuan (3T).

Dua karyawan pabrik dan seorang wanita muda yang dites positif COVID-19 saat ini sedang mengisolasi diri, dan ketiganya dilaporkan dalam keadaan sehat, tetapi masih dalam pengawasan dan pengawasan kesehatan masyarakat. Pusat dan Gugus Tugas COVID-19 di wilayahnya masing-masing.

Meski status Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sukabumi sudah pada Level II, masyarakat harus tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, kata Eneng.

Begitu juga dengan kegiatan di perkantoran, perusahaan, pusat perbelanjaan, dll. Harus tetap mengikuti aturan sesuai Instruksi Inmendagri untuk PPKM Level IV, III dan II COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali.

“Virus mematikan ini masih melingkupi kita, jangan gegabah dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jumlah kasus bisa naik lagi, sehingga peran masyarakat dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 sangat penting,” ujarnya. .

Di sisi lain, Eneng mengatakan, Jumat, selain penambahan kasus baru, terdapat penambahan lima pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien yang masih diisolasi menjadi 22.

Sementara itu, dari warga kabupaten terbesar kedua di Pulau Jawa dan Bali itu yang terkonfirmasi positif terdapat 11.669 orang, 11.064 pasien sembuh, dan 583 pasien meninggal dunia*.

Artikel sebelumyaGolkar Hormati Sidang Azis Shyamsuddin
Artikel berikutnyaPelancong ditemukan di Gunung Guntur, dirawat karena dehidrasi