Beranda Warganet Dokter: Pendidikan yang kuat diperlukan untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam vaksinasi.

Dokter: Pendidikan yang kuat diperlukan untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam vaksinasi.

Untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam program vaksinasi, perlu dilakukan edukasi vaksinasi massal.

Bandarlampung (ANTARA) – Praktisi Dr Putu Ristianing Ayu SPPK mengatakan, perlu dilakukan pelatihan secara masif untuk meningkatkan partisipasi lansia (lansia) dalam program vaksinasi COVID-19.

“Untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam program vaksinasi, penting dilakukan edukasi massal tentang vaksinasi,” kata Putu Ristianing Ayu, Jumat di Bandarlampung.

Dia mengatakan sosialisasi dapat menanamkan kepercayaan akan keamanan dan kegunaan vaksin.

“Dengan pendekatan yang lebih intens, kita dapat membangun kepercayaan masyarakat, terutama orang tua, akan keamanan dan kegunaan vaksin untuk membangun kekebalan di masa pandemi COVID-19,” ujarnya.

Menurutnya, tidak hanya orang tua yang bisa diberikan sosialisasi secara langsung, tetapi juga melalui keluarga dekat.

“Mungkin bisa menyasar keluarga inti untuk mengkomunikasikan pentingnya vaksinasi dan implikasinya bagi orang tua atau lansia di rumah, semuanya perlu dijelaskan dengan jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara umum, masyarakat terkadang ragu untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 untuk lansia karena banyak informasi yang membingungkan tentang vaksinasi.

“Sebagian besar informasi yang diterima masyarakat kurang baik, sehingga banyak yang meragukan, dan stigma negatif dapat dikurangi melalui pelatihan yang lebih intensif,” ujarnya.

Putu mengatakan, untuk mempercepat proses vaksinasi lansia terhadap COVID-19, bisa juga dilakukan dengan mengumpulkan lansia di seluruh desa atau kelurahan.

“Vaksinasi juga bisa dilakukan dengan mengumpulkan lansia di desa atau kelurahan, kemudian vaksinasi akan dilakukan di tempat, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Rabu (6/9), rincian progres vaksinasi untuk lansia terdiri dari 31.440 orang yang mendapat vaksinasi pertama dan 23.412 orang yang mendapat dosis kedua dari total. target – 717.971 orang lanjut usia.

Artikel sebelumyaPara ahli menjelaskan efek kelaparan dan lekas marah
Artikel berikutnyaLima produk baru dari "Daftar putar rumah sakit" musim kedua