Beranda Hukum DJKI mendukung Program Prioritas Nasional 2022 dengan 16 program unggulan.

DJKI mendukung Program Prioritas Nasional 2022 dengan 16 program unggulan.

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mendukung seluruh program prioritas nasional tahun 2022 melalui 16 program unggulan DJKI 2022.

“Enam belas program unggulan DJKI dirancang secara strategis untuk mendukung Program Prioritas Nasional 2022 yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Rencana Operasi Pemerintah 2022 (RKP),” kata Pj Dirut Kekayaan Intelektual. (CEO CI) Razilu, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Hal itu disampaikannya saat menutup rangkaian acara Rakernis DJKI 2022 di Jakarta, Kamis (8/4).

Selain itu, Razilu berbicara tentang program unggulan DJKI yang mendukung Program Prioritas Nasional 2022. Pertama, menurut dia, DJKI mendukung program prioritas nasional ketiga tahun 2022 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia melalui program tersebut. Rpembukaan seminar Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dan DJKI terlibat aktif dalam pendidikan dan pelatihan, yang terdiri dari organisasi pelatihan (Opera) DJKI, webinar dan Negosiasi Kekayaan Intelektual (IP).

Selain itu, ada juga kurikulum DJKI yang melibatkan 346 pendidik kekayaan intelektual yang bekerja di 170 sekolah untuk memastikan siswa dididik dalam kekayaan intelektual sejak usia dini.

Kemudian, DJKI yang diberi mandat langsung oleh negara untuk mendukung pelaksanaan Program Prioritas Nasional keempat 2022 terkait pengembangan budaya melalui Program Pemetaan Potensi Ekonomi Kekayaan Intelektual Masyarakat, menghadirkan empat program unggulan sebagai bentuk dukungan program tambahan.

Program-program Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ini adil, pelaksanaannya Kekayaan Intelektual Seluler (IP), Lab Pengembangan Paten, sebaik pasar IP.

Selain itu, tambahnya, DJKI juga melaksanakan program sertifikasi mal berbasis KI untuk menjadikan kekayaan intelektual sebagai sarana pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Kami juga mendukung Program Prioritas Nasional ketujuh mengenai transformasi pelayanan publik di bidang kekayaan intelektual melalui program sertifikasi ISO 37001:2016 (SMAP), ISO 9001:2015 (SMM), DJKI aktif mendengarkan usulan solusi dan POP . Layanan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual HKI (Persetujuan Otomatis),” lanjut Razilu.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan audit juga akan dilakukan dan sistem teknologi informasi di bidang kekayaan intelektual akan ditingkatkan untuk mendorong transformasi kualitas pelayanan publik yang jujur.

Dari semua program unggulannya, Razilu berharap seluruh insan DJKI dapat bersatu padu dan berkolaborasi dalam mencapai tujuan kerja dan mewujudkan program unggulan DJKI.

“Saya berharap seluruh insan DJKI bersinergi dan bekerjasama dalam mencapai tujuan kinerja dan menyampaikan program-program unggulan DJKI,” ujarnya.

Artikel sebelumyaAkibat alkohol, banyak korban kecelakaan dirawat di RS Manokwari.
Artikel berikutnyaGubernur Jawa Timur membagikan bendera dan perbekalan darurat kepada para pengemudi becak di Pamekasan.