Beranda Warganet Direktur Jenderal menyebut IISMAVO sebagai tonggak penting dalam pendidikan profesional

Direktur Jenderal menyebut IISMAVO sebagai tonggak penting dalam pendidikan profesional

Jakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Kiki Yuliati mengatakan, program tersebut Penghargaan Edisi Profesional Mobilitas Pelajar Internasional Indonesia (IISMAVO) merupakan tonggak penting dalam pendidikan kejuruan.

“Ini merupakan milestone besar dalam pendidikan vokasi dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, kami dapat mengirimkan siswa vokasi ke luar negeri melalui satu kesempatan yang baik,” kata Kiki dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Kiki mengucapkan terima kasih atas dukungan hangat dan terus-menerus yang diberikan oleh University of Nottingham bekerjasama dengan program IISMAVO sejak awal, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan program, yang akan dimulai minggu depan.

Menurut Kiki, dunia telah berubah. Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, mobilitas internasional dan interaksi antar manusia dari berbagai negara sudah menjadi hal yang lumrah. Dengan demikian, siswa SMK membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk berinteraksi secara global dengan orang-orang dari negara lain.

“Melalui IISMAVO, pemerintah Indonesia memberikan dukungan finansial yang kuat kepada siswa SMK di tanah air agar mereka dapat memperoleh pengalaman pendidikan internasional,” kata Kiki.

General Manager Kiki juga berkomitmen kepada mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan terbaik di University of Nottingham, salah satu universitas terbaik di Inggris dan disegani secara internasional.

Kiki mendorong mahasiswa penerima IISMAVO untuk antusias belajar melalui perjalanan pengalaman selama program berlangsung.

“Masih banyak yang harus dipelajari dan dieksplorasi. Saya berharap dapat melihat Anda semua di Indonesia dengan wawasan yang luas dan ide-ide cemerlang,” tambahnya.

Sebelumnya, Desra Believe menyambut 39 mahasiswa IISMAVO sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris di University of Nottingham.

Perayaan penyambutan yang berpuncak pada “Acara Penyambutan Resmi IISMAVO di University of Nottingham”, merupakan bagian dari dukungan kerjasama antara pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan University of Nottingham, Inggris.

Wakil Rektor Universitas Nottingham, Profesor Shearer West, menyambut 39 penerima di Universitas Nottingham.

Menurutnya, pendidikan tinggi saat ini menghadapi tantangan global. Mereka dituntut untuk terus berinovasi membantu dunia mengatasi berbagai tantangan seperti pandemi, bencana alam dan perubahan iklim.

Oleh karena itu, dengan penelitian yang memadai dan koneksi yang baik di industri inovasi global, University of Nottingham akan bekerja sama dengan Indonesia untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Mahasiswa University of Nottingham, di sini Anda akan mempelajari berbagai keterampilan untuk menghadapi dunia yang terus berubah dan semakin global. Saya harap Anda dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang Anda miliki di sini, tidak hanya di kelas, tetapi juga dalam kegiatan sosial. Selamat datang di keluarga Nottingham,” katanya.

Duta Besar Indonesia untuk Inggris Desra Believ mengatakan para mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa berbakat karena mereka mengalahkan ratusan pelamar magang sebelum berhasil lolos di University of Nottingham.

Dubes juga percaya bahwa murid-muridnya berada di tangan yang tepat. Oleh karena itu, ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan yang ada di University of Nottingham untuk menimba ilmu dan pengalaman, menyelesaikan magang dan membangun relasi.

“Kami akan mendukung proses belajar Anda di sini. Hargai nama baik Indonesia, kalian adalah duta besar Indonesia yang sesungguhnya,” kata Desra.

Artikel sebelumyaDittipidkor memeriksa Brigadir Hendra Kurniawan untuk jet pribadi
Artikel berikutnyadosen: Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa air dalam galon itu berbahaya