Beranda News Dinas Perhubungan NTT membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kapal yang terbakar itu.

Dinas Perhubungan NTT membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kapal yang terbakar itu.

Labuan Bajo (ANTARA) – Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas kejadian kebakaran KM Cantika Express 77 saat dalam perjalanan dari Kupang menuju Alor.

“Tim Dinas Perhubungan sudah dibentuk dan akan meminta keterangan kronologis kejadian dan memastikan apakah ada pelanggaran prosedur,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isiak Nuka saat menerima telepon dari Labuan. Baggio, NTT, Selasa.

Dia mengatakan, hal itu karena data penumpang kebakaran kapal melebihi data manifes penumpang yang tercatat. Penyelidikan ini juga menetapkan target waktu satu minggu.

Jika ditemukan kejanggalan prosedural dalam penyidikan ini, akan dilakukan tindak lanjut sesuai kewenangannya masing-masing. Isyak menjelaskan, jika kebakaran di kapal terjadi karena kesalahan unsur pidana, aparat penegak hukum akan bertindak.

Namun, jika ada kelemahan dalam prosedur administrasi, kata dia, akan menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan atau Pemprov NTT.

Selain itu, dia menyebutkan, pendataan KSOP Kelas III Kupang dan kantor SAR Kupang mencatat daftar penumpang sebanyak 167 orang dengan awak 10 orang. Namun, ditemukan 222 korban selamat dan 14 orang meninggal dunia.

“Artinya ada penumpang yang tidak terdaftar di manifes, dan kemungkinan masih ada lagi yang tidak ditemukan. Datanya tidak akurat,” katanya.

KM Cantika Express 77 terbakar saat dalam perjalanan dari Kupang menuju Alor pada Senin sore. Personel gabungan juga telah berada di lokasi sejak Senin untuk mengevakuasi para korban.

Adapun 14 orang yang tewas dalam kebakaran tersebut telah diidentifikasi.

Artikel sebelumyaPresiden Jokowi jajaki jalur laut di IKN
Artikel berikutnyaMac siap dirilis "Hilang tanpa kata"