Beranda Hukum Densus tangkap delapan tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah di Dumai

Densus tangkap delapan tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah di Dumai

Jakarta (ANTARA) –

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap delapan tersangka teroris dari kelompok Anshor Daula di Dumai, Riau.

“Memang benar ada yang ditangkap,” kata Kapolres Asvin Siregar, Kepala Bantuan Operasional Detasemen 88 Antiteror, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Aswin menjelaskan, penangkapan delapan tersangka teroris itu berlangsung pada Rabu (14/9) di delapan lokasi di Kota Dumai, Riau. Waktu penangkapan berkisar antara 07.05 hingga 12.10 WIB.

Kedelapan tersangka teror yang ditangkap berinisial RP, JW, II, M, Z, MNS, ITZ, dan MA.

Terkait keterlibatan tersangka, Aswin menjelaskan tersangka RP adalah Amir Anshor Daula Dumai, yang terkait dengan grup telegram bisnis lokal yang dipimpin Abu Yusha, Jawa Tengah.

“Tujuan dari kelompok ini adalah membentuk struktur tanzim agar jihad fisabilillah dapat dilakukan,” ujarnya.

Asvin melanjutkan, tersangka melakukan wawancara (pelatihan) dengan Idad di areal perkebunan sawit Bagan Keladi, West Think.

Beberapa tersangka merupakan sisa-sisa komplotan Pak Nga (almarhum) pelaku pengeboman Mabes Polri 2018.

“Pada awal 2020, mereka melakukan dua kali latihan militer Idad di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau,” kata Aswin.

Sebelumnya, sekitar pertengahan Agustus 2022, Satuan Khusus 88 Antiteror Polri juga menangkap dua tersangka teroris dari kelompok Anshor Daula di Provinsi Jambi.

“Keduanya terhubung ke jaringan Anshor Daulah, bukan JAD, tapi AD,” kata Kombes Aswin.

Kelompok teroris Anshor Daula adalah salah satu dari beberapa jaringan kelompok teroris di Indonesia, selain Jamaa Islamiyah (JI), Jamaa Ansharut Daula (JAD), Mujahidin Indonesia Timur atau MIT Poso dan Negara Islam Indonesia (NII).

Pada tahun 2020, dari 232 tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, 12 di antaranya adalah anggota Anshor Daula. Sementara itu, pada 2021, dari 370 tersangka teror yang ditangkap, 129 di antaranya adalah anggota Anshor Daula.

Artikel sebelumyaTidak ada opsi hybrid, We The Fest 2022 sedang diadakan "offline penuh"
Artikel berikutnyaKepala Dana Desa Lampung divonis dua tahun penjara karena korupsi