Beranda News Capolda: Memakai helm sudah menjadi kebiasaan, seperti memakai masker.

Capolda: Memakai helm sudah menjadi kebiasaan, seperti memakai masker.

Kupang (ANTARA) – Kapolda NTT Inspektur Paul. Lotharia Latif menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menggunakan pelindung kepala atau helm saat mengendarai kendaraan bermotor, seperti menggunakan masker.

“Memakai helm harus menjadi kebiasaan, seperti kebiasaan kita memakai masker,” katanya, Selasa di Kupang.

Hal itu disampaikannya terkait Operasi Zebra Ranaka 2021 yang dimulai pada Senin (15 November) serentak di Indonesia.

Orang nomor satu di Polda NTT ini mengatakan, Polda NTT akan terus mengedukasi masyarakat tentang kepatuhan berlalu lintas.
“Kami akan terus menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Capolda berharap masyarakat tidak perlu dilecehkan atau dimarahi karena memakai pelindung kepala. Karena helm dipercaya bisa melindungi kepala.

“Helm sudah menjadi kebiasaan, cara kita sebenarnya menggunakan masker. Hal ini dilakukan untuk melindungi kepala pengendara sepeda motor,” imbuhnya.

Ia pun membandingkan mengapa, untuk menghindari COVID-19, Anda perlu memakai masker, karena untuk melindungi dari serangan virus COVID-19 itu sendiri.

Sama seperti kita mengendarai sepeda motor, kita harus memakai helm. Karena kita tidak tahu kapan kecelakaan itu terjadi, tetapi jika suatu saat terjadi kecelakaan, setidaknya bisa terhindar dari kematian, akibatnya korban akan mengalami luka parah atau meninggal dunia,” imbuhnya.

Capolda juga berharap kesadaran masyarakat untuk memakai helm sama dengan kesadaran memakai masker dan menjadi budaya.

“Jadi sebenarnya kesadaran ini harus muncul. Sama halnya dengan kesadaran kita memakai masker, sama halnya dengan kesadaran kita memakai helm. Ditanya atau tidak, jangan pakai helm hanya karena ada petugas. Tapi helm adalah bagian dari budaya. budaya masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor, walaupun tidak menggunakan helm, dan masyarakat merasa malu,” desaknya.

Ada banyak kecelakaan di mana sebagian besar pengendara sepeda motor tidak memakai helm.

“Bahkan, itu berbahaya baginya jika dia tidak memakai helm. Ada banyak kasus. Kebanyakan kecelakaan karena sepeda motor karena tidak memakai helm,” tambah panglima bintang dua itu.

Artikel sebelumyaKemenkominfo memberikan perhatian pada kesiapan industri untuk menerapkan digitalisasi
Artikel berikutnyaWapres minta Aceh optimalkan teknologi untuk pelayanan pemerintah