Beranda Hukum Capolda Grup Gabungan Ungkap Dua Jenazah Di Kupang

Capolda Grup Gabungan Ungkap Dua Jenazah Di Kupang

Kupang (ANTARA) – Polda Nusa Tenggara Timur membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus penemuan jenazah perempuan dan anak yang terkubur di lokasi penggalian sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kecamatan Alak, Kota Kupang. , Nusa Tenggara Timur.

Kapolda NTT Inspektur Lotharia Latif mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan, tetapi dia mengatakan bahwa bersama dengan Ditreskrimum Polda, mereka membentuk satu kelompok.

“Kasus ini juga mengkhawatirkan saya, dan saya membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan kasus ini,” katanya.

Orang nomor satu di Polres NTT itu mengatakan, kasus tersebut harus segera diselesaikan, tidak hanya oleh Polda NTT, tetapi juga oleh Polres terkait.

Dia telah mengumpulkan bukti tambahan dan berharap tidak ada kejahatan dalam kasus ini.

“Tapi saya kira pasti akan terungkap, yang penting kita bisa mengusutnya secara serius dan metodis. Penelitian ilmiah (riset menggunakan sains),” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Alak Kompol Tatang Panjayitan mengaku hingga saat ini pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas jenazah perempuan dan anak yang diduga ibu dan anak tersebut ditemukan terbungkus kain. plastik.

Tatang mengakui, kondisi jenazah kedua korban membuat polisi kesulitan mengidentifikasi, apalagi sidik jari kedua korban.

Tatang juga menambahkan, dalam mengembangkan kasus ini, mereka menerima setidaknya empat laporan orang hilang yang tidak pulang.

“Namun kami masih memeriksa dan memperdalam informasi mengenai empat orang yang hilang tersebut,” katanya.

Saat ini, kata Tatang, pihaknya masih menunggu hasil pengujian sampel “deoxyribonucleic acid” (DNA) dari dua jenazah.

Artikel sebelumyaWakil Ketua DPD RI Jelaskan Hubungan Islam dan Demokrasi Indonesia
Artikel berikutnyaUI Hormati Putusan PTTUN Tolak Gugatan Mantan Rektor UI