Beranda Hukum Bupati Bogor Umumkan Aturan Ligue 1 di Stadion Pakansari

Bupati Bogor Umumkan Aturan Ligue 1 di Stadion Pakansari

Sibinong, Bogor (ANTARA) – Bupati Bogor Ade Yasin mengeluarkan peraturan terkait penyelenggaraan kompetisi Ligue 1 di Stadion Pakansari, Sibinong, Bupati Bogor, Jawa Barat, saat pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 3.

“Penyelenggaraan kompetisi tidak memungkinkan masuknya penonton langsung ke stadion. Pengawasan bersama oleh fans juga dilarang,” kata Ade Yassin, Rabu di Cibinonga, Bogor.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyatakan aturan lain yakni seluruh pemain, ofisial, awak media dan staf pendukung, sebaiknya menggunakan aplikasi PeduliLindung untuk mengecek orang yang masuk dan keluar kompetisi dan lokasi latihan.

“Semua pemain, ofisial, tim media dan staf pendukung yang wajib menerima vaksinasi dosis kedua, H-1 PCR negatif dan antigen negatif pada hari pertandingan,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi Ligue 1 harus sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Ketentuan mengenai penyelenggaraan Ligue 1 di Stadion Pakansari diatur dengan Peraturan Bupati Bogor Nomor 443/408/Kpts/Per-UU/2021 pelaksanaan PPKM Level 3 pada 24-30 Agustus 2021.

Perpres tersebut juga mengatur sejumlah penyederhanaan lainnya, seperti Izin Belajar Penuh (PTM), yang memungkinkan 100% bekerja di industri utama dengan sistem dua shift.

Kemudian diperbolehkan makan di tempat dengan waktu maksimal 30 menit untuk pengunjung warung makan, pembangunan bisa berjalan 100 persen, bisa dilakukan pembinaan olahraga untuk persiapan PON XX dan PORPROV IV Jabar.

Selain itu, fasilitas olahraga luar ruangan boleh dibuka dengan ketentuan jumlah orang 50 persen dari kapasitas maksimal, angkutan umum diberlakukan maksimal 70 persen, dan resepsi pernikahan maksimal 20 orang. undangan dan tidak makan di tempat.

Artikel sebelumyaViva Yoga: Zulkifli Bertemu Presiden untuk Setujui Pemerintah Koalisi PAN
Artikel berikutnyaWagub Jateng: Masjid Sejahtera Bisa Cegah Radikalisme