Beranda Warganet BI Bantu 500 Tabung Oksigen Hadapi COVID-19 Di Bali

BI Bantu 500 Tabung Oksigen Hadapi COVID-19 Di Bali

Denpasar (ANTARA) – Bank Indonesia memberikan bantuan berupa 500 tabung oksigen medis untuk membantu penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, sekaligus memberikan bantuan beras sebanyak 50 ton bekerja sama dengan Badan Penasihat Perbankan Daerah (BMPD) Bali. ) ).

“Saya berharap bantuan ini dapat membantu penyembuhan pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan. Ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada negara,” kata Trisno Nugroho, Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali, saat penyerahan bantuan di Denpasar, Senin. …

Bantuan berupa 500 tabung oksigen dari Bank Indonesia dan 50 ton beras hasil kerjasama BI dan BMPD diterima secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster didampingi sejumlah Bupati/Walikota Provinsi Bali dan disaksikan Komisi XI DPR RI Gusti. Agung Rai Wirajaya.

“Jika kita berinteraksi dan bekerja sama, kita pasti akan segera bangkit, dan ekonomi akan tumbuh positif. Semoga ini bisa membantu kita mengatasi COVID-19,” kata Trisno.

Bantuan Beras yang diberikan dalam rangka HUT Bank Indonesia ke-68, HUT ke-63 Provinsi Bali dan HUT RI ke-76 ini diharapkan dapat merambah ke penduduk di sembilan kabupaten/kota di Pulau Dewata. . …

Demikian pula 500 tabung oksigen akan didistribusikan ke berbagai rumah sakit di Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Trisno juga mengajak Bupati/Walikota Bali untuk terus mendorong perekonomian daerah agar tetap tumbuh di tengah pandemi COVID-19.

“Selain mengendalikan kasus COVID-19, tentunya kita harus mengembangkan dan mempersiapkan sektor lain agar pada saatnya nanti kita bisa menjalankan program pembangunan di Bali dengan baik,” ujarnya berharap melalui kegiatan ini, lembaga lain dapat menginisiasi bantuan. Bali.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bank Indonesia dan dari BMPD Peduli.

“Dengan bantuan yang luar biasa ini, Bank Indonesia benar-benar berkomitmen untuk Bali. Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih, dan tentunya sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Apalagi, kata Koster, jumlah kasus baru infeksi COVID-19 di Provinsi Bali meroket, bahkan ada yang harus dirawat di rumah sakit.

Ketersediaan oksigen menjadi salah satu kendala dalam membantu penanganan pasien COVID-19 di Bali, katanya, dan kondisi ketersediaannya dulu sangat kritis karena selama ini hanya mengandalkan suplai dari luar.

Oleh karena itu, Koster juga merekomendasikan agar pemerintah kabupaten/kota menyiapkan generator oksigen di rumah sakit daerah agar oksigen dapat diproduksi sendiri oleh rumah sakit.

Komisioner XI DPR Dan Gusti Agung Rai Virajaya dalam kesempatan ini juga memuji langkah Bank Indonesia dan dunia perbankan di Provinsi Bali.

“Itu dilakukan dari sudut pandang kemanusiaan, dari sudut pandang ekonomi, itu juga dilakukan. Semoga pandemi segera berakhir dan kami optimis pertumbuhan ekonomi Bali tetap positif hingga akhir tahun ini. Tentunya jika kita sepakat semua disiplin ilmu mendukung protokol kesehatan,” ujarnya.

Sebelumnya, bersama kantor perwakilan bank di Indonesia di Provinsi Bali, Rai Virajaya juga membagikan hingga 20 ribu paket sembako kepada warga Pulau Dewata yang terdampak pandemi COVID-19.

Artikel sebelumyaHanya 1.500 warga Palangka Raya yang telah divaksinasi COVID-19.
Artikel berikutnyaPekerjaan baru membutuhkan pengembangan pusat pembelajaran di luar Jawa