Beranda Nusantara BBKSDA Riau pasang kamera jebakan untuk memantau harimau yang menyerang pekerja

BBKSDA Riau pasang kamera jebakan untuk memantau harimau yang menyerang pekerja

Pekanbaru (ANTARA) – Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kamera jebakan setelah seorang pekerja perkebunan di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, diserang harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) pada Sabtu (22/10). ). .

Kepala BBKSDA Riau Genman S di Pekanbaru, Minggu, mengatakan setelah menerima laporan serangan harimau tersebut, tim BBKSDA langsung turun ke bawah untuk mengambil langkah awal untuk memitigasi interaksi negatif dengan memasang kamera jebakan, menelepon, mendidik dan berkomunikasi sehubungan dengan usaha. untuk melunakkan konflik hewan ini.

Selain itu, pihaknya juga melakukan patroli perlindungan harimau untuk mengembalikan rasa aman para pekerja kontraktor PT Arara Abadi di Kecamatan Merawang, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan terkait penerapan SOP pelaksanaan dan pengawasan operasional di lapangan sehingga dapat mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang,” kata Genman.

Sebelumnya, seekor harimau menyerang Adi Saputra (37 tahun) dari Kecamatan Merawang, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti sehingga mengakibatkan luka-luka.

Peristiwa itu terjadi saat semua pekerja sedang tidur. Korban tiba-tiba terbangun dan melihat seekor harimau berjarak sekitar 2 meter.

Korban tiba-tiba berteriak keras untuk membangunkan pekerja lain dan menakuti harimau. Hewan belang itu langsung menyerang korban yang sedang dalam posisi duduk.

Saat diserang, tangan kiri korban memegang kaki harimau, sedangkan tangan kanan korban memegang tubuh hewan sebagai upaya untuk melawan. Namun kepala korban terkena cakar kucing raksasa.

Korban dan pekerja lainnya mencoba mengusir harimau itu, tetapi harimau itu menolak untuk pergi dan malah masuk ke kamp dan berputar di atasnya.

Setelah harimau itu diusir, korban langsung dibawa ke klinik perusahaan untuk diperiksa dan dirawat. Akibat serangan harimau itu, korban mengalami luka robek di bagian atas kepalanya sehingga mendapat 20 jahitan.

Artikel sebelumyaAkibat Berhentinya Truk Sampah di Bandung
Artikel berikutnyaDiterbangkan angin kencang, beberapa rumah di Sidoarjo, Jawa Timur rusak.