Beranda Nusantara Basarnas simulasi penanganan korban kecelakaan laut di Maluku Utara.

Basarnas simulasi penanganan korban kecelakaan laut di Maluku Utara.

Simulasi penanganan korban kecelakaan laut bertujuan untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan dan keterampilan “penyelamatan” untuk menyelamatkan korban di kedalaman laut.

Ternate, Malut (ANTARA) – Direktorat Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), melakukan simulasi penanganan korban kecelakaan laut di perairan Taman Nukila di Ternate untuk memastikan tim siap di lapangan.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman, di Ternate, Minggu, mengatakan simulasi penanganan korban kecelakaan laut ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan dan keterampilan “penolong” untuk menyelamatkan korban secara mendalam.

Menurut dia, pihaknya menerjunkan delapan “penolong” yang ikut serta dalam peningkatan kompetensi “penyelamatan” yaitu pelatihan keselamatan publik (PSD), terutama di perairan terbuka dengan kondisi saat ini dan jarak pandang terbatas, serta di berbagai insiden perairan di mana terdapat adalah potensi bahaya menyelam.

Acara Public Safety Diving yang dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 19-24 September 2022 ini menarik instruktur dari Basarnas rombongan khusus Basarnas Nasional.

Dalam simulasi tersebut, tim dikirim ke laut sekitar pukul 18.45 WIB setelah terjadi kecelakaan kapal nelayan yang bocor dan dilaporkan tenggelam di perairan Ternate.

Kapal berlayar dari pelabuhan Ternate Mangga Dua Semut menuju Sophie, ibu kota provinsi Maluku Utara.

Basarnas Ternate menerima pesan pada pukul 1900 WIT dari pemilik kapal bahwa kapal dengan 12 orang telah tenggelam, 10 orang di antaranya diselamatkan oleh kapal niaga dan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Ternate.

Tim SAR Basarnas kemudian langsung melancarkan operasi pencarian dua korban, yakni Mike (42) dan Zulu (31), kata Fathur Rahman.

Artikel sebelumyaAntusiasme WNA berkunjung ke KRI Bima Suci
Artikel berikutnyaDalam rangka memperingati WCD, ratusan mahasiswa Untan membersihkan sampah