Beranda Warganet Basarnas sedang mengecek kesiapan personel di pelosok Pulau Morotai.

Basarnas sedang mengecek kesiapan personel di pelosok Pulau Morotai.

Pulau Morotai merupakan salah satu wilayah di Maluku Utara yang berada pada wilayah 3T yang rawan bencana alam dan kondisi yang membahayakan manusia yaitu sering terjadi banjir dan kecelakaan di laut, baik dengan nelayan maupun perahu kecil.

Ternate, Malut (ANTARA) – Direktorat Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), telah menguji kesiapan personel dan peralatan untuk membantu bencana atau kecelakaan maritim, terutama di wilayah paling terpencil di Kabupaten Pulau Morotai. .

“Pulau Morotai merupakan wilayah di Maluku Utara yang berada di wilayah 3T yang rawan bencana alam dan kondisi yang membahayakan masyarakat yaitu sering terjadi banjir dan kecelakaan di laut, baik terhadap nelayan maupun kecelakaan kapal,” kata Kepala dari Basarnas kantor Ternate. , Fatur Rahman saat melakukan kunjungan kerja ke Morotai SAR, Sabtu.

Dalam kunjungannya, Kepala Basarnas Ternate melakukan pengecekan sarana, prasarana dan peralatan serta memberikan arahan kepada staf setempat sebagai perpanjangan tangan Basarnas Ternate.

Di sela-sela kunjungan kerjanya ke Tim Siaga SAR Morotai, orang nomor satu di Ternate, Basarnas juga menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Dalam pertemuan dengan Sekda, Fatur menyampaikan bahwa tujuannya adalah untuk mengkoordinasikan dan menjaga hubungan persahabatan dengan pemerintah kabupaten setempat, dan untuk mengkoordinasikan lahan yang disediakan oleh pemerintah kabupaten untuk pembangunan gedung SAR Morotai nantinya, dan membahas penanganan bencana alam dan bencana di Pulau Morotai.

Oleh karena itu, kata dia, harus selalu berkoordinasi dan menjaga hubungan baik dengan instansi terkait di wilayah Gugus Siaga SAR Morotai, khususnya dengan pemerintah Kabupaten Kepulauan Morotai.

Selain berkoordinasi dengan Pemkab Morotai, Kepala Basarnas Ternate juga berkoordinasi dengan Danlanal Morotai, Letkol Marinir (P) Amin Wibowo.

Usai mengunjungi Tim Siaga SAR Morotai, Kepala Basarnas Ternate juga mengunjungi posko SAR Tobelo.

Fatur berpesan kepada Danpos beserta jajarannya untuk selalu meningkatkan tingkat kesiapan, baik personel maupun peralatan, baik patroli laut maupun darat, serta menjaga juga peralatan tersebut.

Dalam kunjungannya, Kepala Basarnas Ternate didampingi oleh Kepala Bagian Umum, M. Asykin, disambut oleh staf tim siaga Danpos Sar Morotai, Marjun Doa, beserta staf tim siaga. Morotai SAR.

Sementara itu, Pemkab Morotai bersama tim Basarnas telah mengamankan dua nelayan Morotai bernama Bukhari Mandea (47) dan Abdurrahman Mandea (31), yang dilaporkan hilang sejak 21 Juli 2022. Mereka diselamatkan oleh nelayan di perairan Filipina. dan berkumpul bersama kerabat mereka di pulau Morotai.

Artikel sebelumyaAngkatan Laut Indonesia dan Vietnam menutup Code Latma 22B1 di Batam
Artikel berikutnyaMSC: Sertifikasi Ikan Bass Berhasil