Beranda Warganet Bappenas: 28 persen populasi anak Indonesia terdampak COVID-19

Bappenas: 28 persen populasi anak Indonesia terdampak COVID-19

dengan pilihan jenis baru, anak-anak sangat rentan terhadap dampak

Jakarta (ANTARA). Sekitar 28 persen dari total jumlah anak berusia 7 hingga 12 tahun di Indonesia telah terpapar COVID-19, kata juru bicara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia.

“Jika kita melihat secara kolektif, anak-anak rentan terhadap COVID-19 pada kelompok usia 7-12 tahun, yaitu sekitar 28 persen dari seluruh anak,” kata Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Kementerian Perekonomian Indonesia. Perencanaan Pembangunan Woro Srihastuti. Sulistyaningrum saat mengikuti Dialog Berita KPCPEN pada Kamis, dipantau dari Jakarta pada Kamis.

Voro mengatakan, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, angka kematian tertinggi tercatat pada anak usia 0-2 tahun.

Berdasarkan informasi tersebut, Voro mengatakan kriteria populasi termasuk kelompok anak-anak yang juga memiliki risiko tinggi tertular COVID-19.

“Kita sering berpikir bahwa COVID-19 hanya menyerang orang dewasa, karena di awal pandemi masih banyak yang mengira aman untuk anak-anak, daya tahan tubuhnya lebih kuat. Namun faktanya, data menunjukkan bahwa sekarang dengan opsi jenis baru ini, anak-anak sangat rentan terpapar COVID-19,” ujarnya.

Dalam agenda yang sama, Juru Bicara Vaksin Kota COVID-19 Nadia Tarmizi mengatakan, masih banyak orang tua yang ragu untuk memvaksinasi anaknya sebagai bagian dari program vaksinasi berusia 12 hingga 17 tahun di Indonesia.

“Sama seperti informasi yang diberikan kepada orang tua, seperti apakah vaksin tersebut benar-benar memberikan efek yang aman dan apa efek sampingnya,” ujarnya.

Nadia mengatakan upaya orang tua agar anaknya tidak tertular COVID-19 tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Bagaimana orang tua memastikan anaknya tidak berisiko tertular, seperti membawa anaknya mengunjungi keluarga lain atau melakukan perjalanan di mana anak juga diajak makan di restoran, meningkatkan risiko anak akibat COVID-19,” ujarnya. . dia.

Saran selanjutnya adalah tanggung jawab orang tua untuk menjaga kesehatan keluarga dengan menjaga kebersihan diri setelah kelas. “Ketika mereka pulang dari jalan, pasti ada risikonya. Sebagai tindakan preventif, pastikan kita ganti baju dulu saat pulang kerja lalu mandi,” ujarnya.

Artikel sebelumyaBMKG pantau 27 titik api di Sumut
Artikel berikutnyaKilas Nusa Antara Edisi COVID-19