Beranda Warganet Bandarlampung: Seluruh Instansi Kesehatan menghentikan sementara pemberian sirup

Bandarlampung: Seluruh Instansi Kesehatan menghentikan sementara pemberian sirup

Bandarlampung (ANTARA) – Kota Bandarlampung mengimbau seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di kota setempat untuk sementara menghentikan pemberian obat resep berupa sirup kepada masyarakat.

“Sampai ada pengumuman baru dari pemerintah pusat, kami berharap institusi medis tidak menjual obat cair,” kata Desti Mega Putri, Pj Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, di Bandarlampung, Jumat.

Dia juga mengatakan bahwa apotek, klinik, dan rumah sakit kota telah diminta untuk memasang pengumuman bahwa mereka tidak akan melayani dan meresepkan obat-obatan cair dalam waktu dekat.

“Kami juga meminta mereka untuk membuat pengumuman yang disertai dengan surat edaran Wali Kota Bandar Lampung tentang kewaspadaan terhadap penyakit gagal ginjal akut pada anak,” ujarnya.

Ia kemudian juga meminta seluruh tenaga kesehatan (Neuks) untuk tidak lagi meresepkan sirup cair, apapun itu.

Sementara itu, ia juga meminta masyarakat segera melapor ke fasilitas kesehatan jika anaknya sakit dan memiliki gejala gagal ginjal akut.

“Jika ada gejala, laporkan ke fasilitas kesehatan terdekat, akan ditangani sesuai SOP Kementerian Kesehatan (Kemenkes). mereka jarang memberikan sirup,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengumumkan hasil penelitian ditemukan tiga zat berbahaya dalam sirup yang dikonsumsi anak dengan gagal ginjal akut, yaitu etilen glikol (EP), dietilen glikol (DEG) dan butiletilen glikol. eter (DEG).

Dan berdasarkan laporan 18 Oktober, terdapat 206 kasus gagal ginjal akut pada anak di 20 provinsi dengan angka kematian 99 anak*.

Artikel sebelumyaPemprov Lampung mengontrol peredaran sirup untuk mencegah gagal ginjal akut.
Artikel berikutnyaBPBD: 5.318 orang terdampak banjir di Langs