Beranda Warganet AQL Bagikan Oksigen Medis Gratis untuk Pasien Isomania di Jabodetabek

AQL Bagikan Oksigen Medis Gratis untuk Pasien Isomania di Jabodetabek

Jakarta (ANTARA) – Organisasi Kemanusiaan Ar-Rahman Quran Learning (AQL) Peduli kembali membagikan oksigen medis gratis kepada pasien isolasi mandiri di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek.

“Ketika seorang pasien terpapar COVID-19, itu menentukan hidup atau matinya. Satu suplai oksigen menyelamatkan satu nyawa,” kata Firman Fabi, Direktur AQL Care, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Distribusi oksigen gratis ini merupakan lanjutan setelah AQL sebelumnya memenuhi kebutuhan pasien isomania di Jakarta beberapa pekan lalu.

Kali ini, AQL bisa memberikan 800 tabung oksigen gratis kepada masyarakat, khususnya pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri di Jabodetabek.

Oksigen medis kini menjadi kebutuhan vital, kata Firman, terutama bagi mereka yang memiliki gejala sesak napas. Dalam keadaan ini, mereka harus menerima bantuan oksigen beroksigen untuk membantu bernapas.

“Dari sini kita bisa melihat bahwa oksigen sangat dibutuhkan, meski yang mereka cari sulit didapat. Karena itu, kami bekerja sama dengan beberapa stasiun pengisian oksigen, ”katanya.

Firman memastikan penyaluran oksigen tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Skema pembagian tabung oksigen dilakukan dengan mengeluarkan kupon kepada setiap warga. Satu kupon untuk satu tabung.

Meski menggunakan sistem kupon, dipastikan tidak akan habis. Tim akan berusaha memberikan oksigen kepada seluruh warga.

“Bagaimana jika seseorang membawa dua atau tiga kaleng? Pertama, kami akan menempatkan mereka yang sudah dalam antrian, dan kemudian, jika mereka masih ada, kami akan mengisinya kembali. Kurang lebih secara teknis, agar distribusinya juga merata, bukan? “Saya tidak mengizinkan siapa pun untuk membawa banyak, tetapi mereka yang sudah mengantri dan tidak mendapatkannya,” katanya.

Artikel sebelumyaPemerintah mengharapkan puncak kebakaran hutan dan lahan berkat sinergi hujan buatan.
Artikel berikutnyaCuaca cerah dan berawan diperkirakan terjadi di kota-kota besar di Indonesia.