Beranda Hukum Agnes berharap pengumuman Formula E-nya akan memudahkan PKC untuk memenuhi tanggung jawabnya.

Agnes berharap pengumuman Formula E-nya akan memudahkan PKC untuk memenuhi tanggung jawabnya.

“Masalah yang sedang diselidiki akan menjadi lebih jelas, dan PKC akan lebih mudah menjalankan tugasnya.”

Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan berharap pengumuman Formula E dapat membantu tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalankan tugasnya.

“Sebelumnya, kami didekati dengan permintaan bantuan dan informasi diberikan. Pemeliharaan Tuhan Tuhan, dengan informasi yang kami berikan, akan dapat menjelaskannya, sehingga pertanyaan yang diteliti menjadi jelas; dan memudahkan PKC dalam menjalankan tugasnya,” kata Anis usai diinterogasi selama 11 jam di gedung PKC, Jakarta, Rabu.

Anis memenuhi panggilan penyidik ​​PKC untuk diinterogasi terkait pelaksanaan Formula E yang berlangsung pada Juni 2022. Namun, dia tidak ingin merinci apa yang ditemukan oleh tim investigasi PKC. Anis hanya mengaku senang bisa membantu PKC lagi.

“Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat senang dapat membantu PKC dalam tugasnya lagi. Kami selalu berusaha untuk dapat membantu PKC bahkan sebelum bertugas di pemerintahan. Ketika kami bertugas di kampus, kami menjadikan mata kuliah antikorupsi sebagai mata kuliah wajib dan satu-satunya kampus yang mewajibkan,” jelasnya.

Bahkan saat menjabat di Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anis, pihaknya juga membentuk komisi pencegahan korupsi di ibu kota untuk membantu pencegahan korupsi.

Sebelumnya KPK mengapresiasi kehadiran Anies untuk memberikan informasi terkait isu Formula E.

“Kami tentu mengapresiasi kehadirannya di Gedung Merah Putih PKC, memenuhi undangan tim investigasi untuk meminta informasi dan klarifikasi,” kata Ali Fikri, kepala departemen berita PKC, di Jakarta, Rabu.

Namun, Ali mengatakan PKC belum bisa memberikan materi terkait kasus Anis karena masih dalam penyelidikan.

“Karena ini masih dalam penyelidikan, kami tidak bisa mengajukan materi untuk meminta informasi di kemudian hari. Pada dasarnya, meminta informasi adalah persyaratan untuk proses penyelidikan PKC,” kata Ali.

Artikel sebelumyaPolres Garut mengungkap penyalahgunaan 2.100 liter BBM bersubsidi
Artikel berikutnyaKorupsi pembelian kereta belanja di Kementerian Perdagangan