Beranda Warganet 58 KK mengungsi ke Aceh Besar akibat banjir

58 KK mengungsi ke Aceh Besar akibat banjir

Banda Aceh (ANTARA) – Hujan deras mengguyur kawasan Aceh Besar sejak Jumat (7/9), membanjiri ratusan rumah warga dan menggusur 58 kepala keluarga.

PUSDALOPS-PB BPBD Aceh Besar Seorang petugas Maswani di Aceh Besar mengatakan, Minggu, 58 KK pengungsi, terdiri dari delapan KK, mengungsi di TPA Dusun Teladan Gampong Garot, dan 50 KK mengungsi ke kerabat dan tetangga.

“BPBD Aceh Besar masih melakukan tracking dan pencatatan data di sejumlah lokasi banjir dan wilayah yang bisa disusul banjir dan longsor, serta berkoordinasi dengan dinas sosial BPBD Aceh Besar,” kata petugas BPBD Aceh Besar.

Dijelaskannya, BPBD Aceh Besar berkoordinasi dengan aparat Gampon Garot dan pengelola kompleks Villa Buana untuk mengantisipasi kemungkinan naiknya muka air, sehingga disiapkan dua tempat pengungsian, yakni SDN Garot dan Pondok Pesantren. Ihlas.

Kelompoknya juga memperingatkan armada kapal di Gampong Garot untuk mengevakuasi warga jika debit air meningkat.

Data PUSDALOPS-PB BPBD Aceh Besar menyebutkan, di Kecamatan Darul Imara, banjir menggenangi 50 rumah warga di Gampong Garot dengan ketinggian air 10 hingga 60 cm dan peningkatan debit air sekitar 30 cm, sehingga delapan KK mengungsi di TPA Dusun Teladan. Gampong Lampasie Engking Dusun. Lampoh Siploh memiliki sepuluh unit rumah, satu anggota keluarga mengungsi ke tetangga dan satu lagi ke tempat umum.

Selain itu, banjir membanjiri delapan rumah di Ujong Engking, 185 rumah di Vila Buana dan sekitar 45 keluarga mengungsi ke kerabat dan tetangga, dan dua rumah di Ujong Blang terendam banjir.

Selain itu, 104 rumah terendam banjir di Gampong Ge Gaja, dan tujuh unit rumah terendam banjir di Gampong Pasi Beutong.

Selain itu, di Kecamatan Peukan Bada, Gampong Ajuen, 123 rumah yang tersebar di empat desa terendam banjir, sedangkan kompleks Alvika Lestari Gampong Lhang, Kecamatan Darul Kamal, membanjiri 36 rumah dengan ketinggian air berkisar 40 hingga 80 cm.

“Secara keseluruhan kondisi cuaca hari ini mendung, namun berpotensi terjadi curah hujan sedang hingga tinggi dan kemungkinan akan terjadi banjir lagi,” ujarnya *.

Artikel sebelumyaKematian COVID-19 di Sulawesi Tenggara naik 7 dalam sehari
Artikel berikutnyaKAI membatasi kriteria penumpang KA komuter