Beranda Nusantara 172,9 hektar lahan di Jambi terbakar pada tahun 2021

172,9 hektar lahan di Jambi terbakar pada tahun 2021

Pada Juli 2021, 133 hektar lahan terbakar di Provinsi Jambi.

Jambi (ANTARA) – Luas lahan yang terbakar di Provinsi Jambi pada Januari-Agustus 2021 mencapai 172,9 hektare.

Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni ​​di Jambi mengatakan, sekitar 40 hektare lahan telah terbakar di wilayah Provinsi Jambi hingga pertengahan Agustus 2021.

Pada Juli 2021, 133 hektar lahan terbakar di Provinsi Jambi.

Lahan terbakar di Provinsi Jambi seluas 172,9 hektar tersebar di Kabupaten Muarojambi seluas 59,7 hektar, Kabupaten Batanghari seluas 10,17 hektar, dan Kabupaten Bungo seluas enam hektar.

Selain itu, Kabupaten Merangin seluas 13 hektar, Kabupaten Sarolangun seluas 7,5 hektar dan Kabupaten Tanjab Barat seluas 22,19 hektar. Di Kabupaten Tanjab Timur seluas 26,18 hektar, di Kabupaten Kerinchi – 0,5 hektar tanah, dan di kota Jambi – 0,5 hektar tanah hangus.

Bachyuni ​​menjelaskan kebakaran hutan dan lahan terbaru terjadi di Desa Sogo, Kecamatan Kumpe, Kabupaten Muaro Jambi. Luas lahan yang terbakar di desa ini adalah 25 hektar.

“Kebakaran hutan dan lahan di Desa Sogo berhasil dipadamkan oleh Satgas Karhutla Jambi,” kata Bachyuni.

Kebakaran hutan dan lahan di Desa Sogo dipadamkan oleh kelompok darat pada malam hari dan dengan bantuan pesawat pada pagi hari, serta cuaca hujan pada siang hari. Api juga berhasil dipadamkan dengan bantuan dua helikopter pengebom. Satu helikopter melakukan delapan pemboman air dari udara dengan kapasitas 4.500 liter.

BNRP Provinsi Jambi saat ini sedang menyelidiki lahan yang terbakar di Desa Sogo. Apakah ada lahan dinas di atas lahan terbakar seluas 25 hektar itu atau tidak?

Satgas Karhutla di Provinsi Jambi saat ini memiliki tiga helikopter water bombing, satu helikopter patroli BNPB dan satu helikopter pembantu dari Mabes Polri.

Artikel sebelumyaLindungi Masyarakat dari Pinjol Ilegal, Menteri Johnny: Kominfo Putus Akses dan Edukasi Literasi Digital
Artikel berikutnyaMau lihat bulan biru, jangan lupa 22 Agustus